TIUPAN DAHSYAT dan PENGOBATAN TRADISIONAL

Kita sebagai ciptakan Allah harus banyak-banyak bersyukur karena sudah di beri nafas yang panjang dan akhirnya bisa menikmati dunia yang di bentuk sedemikian. kitapun juga di lahirkan di dunia ini dengan segala kesempurnaan, dan semua secara gratis. mulai udara yang kita hirup dan alam yang di ciptakannya juga gratis. Bayangkan kalau hidup ini disuruh bayar sama yang maha kuasa, bisa tidak sanggup kita jalani hidup ini.. hehehe
Sarampa yang 3 hari menghantui tubuhku ini, sudah mulai hilang dan rasa syukurpun tidak henti-hentinya ku curahkan sama Allah SWT. Allah selalu mendengar doa hambanya yang selalu berlindung dan menyembah kepadanya. Akhirnya meyembuhkan penyakitku lewat perantara ORANG TUA yang punya kemampuan menyembuhkan penyakit dalam. awalnya saya agak ragu soal itu, karena setiap sakit apapun saya sering  konsultasi sama Dokter.

Pict: Google
Hari itu, nga tau kenapa. tiba-tiba malas minum obat dari dokter. Akhirnya memutuskan pergi ke orang tua dekat rumah ku (namax Hj.Junedo). setelah berhadapan dengannya, saya pun di suruh buka baju dan disuruh diam. diam dan tak bergerak tidak menghentikan diriku untuk memperhatikannya. Orang tua itupun konsentrasi dengan apa yang diyakininya sambil memegang pundakku, sesekali dia meniup tubuhku dan menepuknya. saya merasa nyaman, tiupan itu segar dan nyaman seakan-akan masuk ketubuhku, mengalir lewat darah dan meyatu dengan tulang ku untuk memberantas bakteri sarampa itu. Setelah berhadapan, saya pun di suruh balik badan dan dia pun kembali konsentrasi membaca keyakinannya. Dan tiupan itupun kembali menyembur seluruh tubuhku dan sesekali tepukan. Tiba-tiba saya mengingat peristiwa saat menonton film pendekar jaman dulu, Sang guru menyuruh balik badan muridnya  dan memberikan ilmu lewat udara dan tangannya. Mudahan-mudahan saya juga bisa dapat ilmu *ngarep.. (bermimpi: klo sy bisa menyembuhkan bakal tidak akan ada yang kena sarampa lagi.. hehehe).
Selesai itu, Air yang saya bawa langsung berubah menjadi Air yang biasa, kenapa tidak. Air itu di tiup nya dan sambil membaca keyakinan orang Tua itu.. Alhamdulillah setelah rutin datang ke Orang Tua itu, 3 hari sudah mulai sembuh.
Tapi jangan senang dulu, setelah sarampa aku mulai menghilang, masih ada ritual terakhir yang harus dijalani. kata Orang Tua itu, saya harus mandi paket kunyit yang sudah di baca-bacai juga untuk menghindari sarampanya datang lagi atau masuk kedalam..

Tapi semua ritual penyembuhan yang saya jalani, saya yakin seyakin-yakinnya bukan orang tua itu yang menyembuh kan tapi dia cuma perantara dari Allah SWT.. Amin.. :D

5 komentar:

  1. waw memang di setiap daerah ada pengobatan alternatifnya ya mas :D

    BalasHapus
  2. hehe.. iya mas, soalnya kalau obat dokter nga ada yg orginal.. hehe

    BalasHapus
  3. iya emi, apapun y terjadi semuanya adalah kehendak dari Allah swt ^_^

    sakit, kesedihan ataupun kesulitan2 yang kita alami jika dijalani dengan sabar, InsyaAllah semoga menjadi penggugur dosa-dosa kita, aamiiiiin....

    BalasHapus
  4. kunjungan silaturahmi malam sahabat di sini...
    Selama berikhtiar untuk menyembuhkan dan tidak mengandung unsur syirik di dalamnya Insya Allah diperbolahkan sahabat..
    Terima kasih telah berbagi informasinya sahabat

    BalasHapus