November! Apa Kabar?


pict from 1x.com

November! Apa Kabar?
Tulisan ini aku awali dengan segenap kecupan rindu. Rindu Masa depan, rindu menyelesaikan dunia akademik, rindu sosok Ayah, dan rindu seorang  perempuan yang memakai jam di tangan sebelah kirinya.

November! Apa kabar?
Hari ini tak ada perayaan, juga menyambut kedatangan. Tetiba saja rindu menyapamu, mengenang harapmu yang terus melangit tiap tahun, berharap ada mimpi baru di wajahmu.

November! Apa kabar?
Teringat pesanmu tiap tahun tentang mimpi yang terus kuabaikan. Kini, akan kupeluk dan kuraih, memohon agar perjalanan ini semesta turut berjalan selurus meski tak satu arah.

Rindu dan mimpi ini tak henti-hentinya mengalir. Sampai kau akan datang dengan wajah barumu lagi. Hei November! Apa kabar?

6 komentar:

  1. november baru saja datang. membawa hujannya untuk dinikmati di petang yang tenang bersama aluanan lagu November Rain benar benar saat hujan datang menerpa jendela rumah kita. ditemani secangkir kopi susu kental dan sepiring pisang goreng. mungkin saat itu kita bisa meluangkan waktu bersama dengan sang belahan jiwa menikmati segala keindahan alam rasa...

    selamat menikmati November....

    BalasHapus
  2. Selamat siang, emi.
    Saya senang berkunjung ke rumah bambu hijau ini. Ternyata ada sebuah seremoni kecil untuk nopember di sini.
    saya hendak turut berdo'a semoga nopember sayapun penuh rindu dan mimpi yang telur mengalir menuju muara pencapaian. aamiin

    BalasHapus
  3. Semoga november penuh makna emi :)

    BalasHapus
  4. baru sempat baca, tertarik dengan paragraf pertama.
    Sukses emiiii :)

    BalasHapus
  5. selamat menikmati november.... semoga kerinduan-kerinduannya dapat segera tergenapi :)

    BalasHapus
  6. saya juga memakain jam tangan di pergelangan tangan kiri, berarti kamu kangen sama saya ya? *PD*

    BalasHapus