Full Moon

Gambar ambil di sini
Hari ini beberapa rombongan pecinta fotografi berbondong-bondong ke Rammang-rammang, karts tua yang bersejarah di Maros, pecinta itu mendatangimu, mengabadikanmu, menjadikanmu bidadari dari kehampaan langit malam yang begitu gelap dan kelam tidak berpenghuni. Begitulah mereka cara melihatmu, bersama dengan alat, bernama kamera.

Beberapa hari ini kau mencuri perhatian para penikmat romantisme, astronomi, penyair, dan juga mencintai segala yang menyebutmu harapan, harapan di tengah kekosongan.

Taukah kau? Di tempatku, kau seperti hal kendaraan saja, lalu lalang di langit-langit malam, terang dan akhirnya lenyap saat matahari datang. Para pemabuk, biduang, preman jalan, menjadikanmu puncak kebahagiaan, menunjukkan bahwa pesta telah mulai.
 


Sedangkan ada juga memintamu agar dibekukan oleh waktu, menjadi musik malam dan menjadi penyangsi agar harapan-harapannya dikabulkan.

0 komentar:

Posting Komentar